Rabu, 31 Juli 2013

Sikap dan Kita

Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan

Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan atau dilakukan seseorang.

Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.

Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi

Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.

Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Akhirnya: Seluruh pilihan terletak di tangan Anda, tidak ada JIKA atau TETAPI. Andalah pengemudinya. Andalah yang menentukan JALAN HIDUP ANDA...! *nanti dulu kok endingnya kayak mario teguh yaa* ah syudahlahyaaa *

-always lola-

Jumat, 28 Juni 2013

Tulisan Berbeda Untuk Lelakiku

Tulisan ini kutulis tanpa tau sejauh mana kamu—juga aku telah melangkah untuk saling menemukan. 
Maaf aku tak mencantumkan namamu di sini, pun alamatmu. Yang pasti, ini kutulis untuk kamu; lelaki terakhirku.

Lelakiku, ketahuilah betapa hebatnya aku. Aku kuat, meski begitu tak berarti perjalananku menujumu kulalui tanpa lelah. Satu, dua,.., entah berapa banyak lelaki yang telah menjadi persinggahan, tempatku sejenak mengistirahatkan hati, menaruh harap, mencari-cari, apakah itu kamu? Tapi tidak. Bukan. 
Lelakiku, ceritaku bersama mereka di masa lalu tak melulu tentang kebaikan, tak melulu tentang kebahagiaan. Aku pernah menyakiti, aku pernah disakiti, aku pernah mengkhianati dan telah merasakan sakitnya dikhianati. Maka kali ini, izinkan aku memantaskan diri, agar kelak tak ada lagi perlakuanku yang menyakitkan. Sebab aku ingin menjaga, aku ingin kau jaga.

Lelakiku, bisa cepat datangi aku? Aku ingin segera kau nikahi. Aku lelah bermain-main, aku lelah dipermainkan. Aku ingin kamu. Aku ingin cintaku lekas menetap di hati yang seharusnya, yang sepantasnya.
Lelakiku, cincin yang kau lingkarkan di jari manisku pada hari pernikahan kita nanti akan menjadi bukti kecil bahwa aku adalah milikmu. Selebihnya biar kubuktikan di hari-hari selanjutnya, sepanjang waktu di sisa umurku.

Lelakiku, kepada kamu yang menyempurnakan hidup dan agamaku, aku bisa memastikan selamanya kamu akan menjadi satu-satunya. Kelak kamu boleh berbangga hati memiliki aku, sebagai teman hidup, sebagai perempuan terakhirmu.

-always lola-

Kamis, 27 Juni 2013

Untuk Lelakiku

Tuhan mencintaiku, sebab itu dituntun-Nya aku dalam kebaikan. Lalu kita dipertemukan lantas dibuat-Nya aku mencintaimu.
Lelakiku, jika benar kau adalah kebaikan yang Ia maksudkan untukku, sudikah kau menjadikan cintamu pada Sang Maha Cinta, sebagai pondasi untuk membangun rumah sederhana di tanah hatimu, untuk kita tinggali bersama, selamanya?
Iya, rumah sederhana. Aku tak ingin meminta istana. Sebab kutahu dicintai olehmu yang mencintaiku karena-Nya ialah kemewahan yang sebenar-benarnya.
Aku, takkan memintamu istana. Sebab kuyakin dengan sesisa umurku diimami oleh lelaki yang taat kepada-Nya, cukup membekaliku menuju istana yang sesungguhnya; Surga.
Jadi, lelakiku, sudikah kau menjadikan cintamu pada Sang Maha Cinta, sebagai pondasi untuk membangun rumah sederhana di tanah hatimu, untuk kita tinggali bersama, selamanya?

-always lola-

Jumat, 21 Juni 2013

Untukmu Nazwa Fauzia Rahma Amini

Assalamualaikum.........

Halloooooo, long time no post.... ya itu semua dikarnakan lupa password, yaa itulah gue yang pelupa memang selalu seperti ini, sampai tadi siang gue baru inget password blog ini..
Dan dipostingan kali ini, gue akan nulis tentang teman, sahabat , soulmate atauapapun itu yang pasti tulisan ini gue persembahkan untuk Nazwa Fauzia Rahma Amini

Dulu kamu hanyalah “teman” SD bagiku,bersama melangkah, pergi dan main bersama sepulang sekolah, kamu adalah seseorang yang selalu aku “samper” sebelum datang kesekolah, padahal untuk menuju rumahmu aku perlu melewati sekolah terlebih dulu.banyak yang kukatakan padamu, tentang cita citaku yang ingin menjadi seorang pengacara, dan banyak rahasia masa kecil yang aku sendiri merasa gelii jika mengingatnyaa. Tanpa kita sadari kita adalah kepompong yang ditempatkan di gedung yang sama, hari demi harinyaaa, sampai kelulusan tiba, kita memilih sekolah yang berbeda... kau memilih SMPN 1, dan aku memilih masuk pesantren. Selama SMP kita memang tidak pernah bertemu. Sampai pada akhirnya SMA, kita mulai terhubung kembali dengan adanya Facebook, dan BBM. 

Kau tahu, aku kaget saat melihatmu, untuk pertama kalinya setelah kelulusan Sd itu, “kamu tinggi waa! Bahkan melebihiku” dan semenjak itu kita kembali akrab, walau ada sedikit rasa kaku.

Tahun demi tahun seiring bertambahnya usia, membuatku ingin melalakukan apapun, meraih cita-cita , menikmati hidup, yang membawa ku pada banyak sahabat, lebih banyak teman dekat dan lebih banyak lagi teman bermain yang menyenangkan. Namun, hubungan pertemananku denganmu yang paling mendewasakanku. Kebahagiaan dan kesedihan datang silih berganti dengan cepat. Banyaknya kesalahan, keterpurukan dan jatuh bangun dalam hubungan pertemanan membuat kami semakin kuat dan dewasa. Hingga seperti teori evolusi yang kupelajari semejak kumengenal ilmu pengetahuan alam, perjalanan hidup akan menyeleksinya satu persatu dan membawamu pada teman sejati.

Teman sejati akan tertawa bersamamu disaat terjaya dan terindah hidupmu, dia akan katakan segala kesalahanmu di depan hidungmu, dan hanya padamu, bahkan terkadang hingga menusuk egomu tetapi dia juga yang menghapus air matamu saat dunia terasa tak adil bagimu. Yaaa .... terkadang dia memang tampak menyebalkan, terlalu cerewet dan posesif, bahkan kadang kejujurannya seakan menyesakannmu, namun akan kau sadari bahwa dialah malaikatmu karena yang dia lakukan adalah memastikan bahwa dirimu baik-baik saja.

Dia turut bahagia dengan semua kebahagiaan & prestasimu, dia mendengarkan dan memelukmu saat kamu patah hati dan terpuruk masalah, dia mengirimkan banyak doa dan yang mengagumkan, dia akan tetap menggenggam erat tanganmu meski kamu sedang menjadi pecundang terburuk dalam hidupmu. Yang paling hebat dari teman sejatimu, apapun yang terjadi padamu… dia akan slalu ada di sana untukmu…

Dalam tulisan ini aku ingin mengucapkan terimakasih...

Terimakasih, telah berada lama disisiku, telah memberikan waktumu untukku.

Terimakasih, telah bersikap jujur padaku, ketika aku benar benar membutuhkanmu.

Terimakasih, telah memaafkan kesalahanku, atas segala penilaian yang menyimpang.

Terimakasih, telah memberi sukacita warna dalam kehidupanku, terimakasih telah tertawa dan menangis bersamaku...

Untukmu yang takan pernah terganti, teman sejati dan pecinta tulusku, terimakasih tertinggiku untuk semua yang kau berikan padaku. Aku sayang padamu najewaaaa (bukan berarti lesbi yaa) selalu dan akan selamanya begitu.... *peluuukkk eraat*


-always lola-

Kamis, 28 Februari 2013

MISTERI WANITA

assalamualaikum,,, :)
selamat siang, selamat mengawali bulan maret dihari jum'at dan semoga keberkahan menyelimuti setiap perjalanan kita , hari ini saya mau sedikit berbagi tentang "misteri wanita" yang saya kutip dari Ust Dudi Muttaqien .lettttttttttsssssssssssss goooooooo!

Wanita : Bajunya bagus yaa?
Pria     : Beli
Wanita : Tapi mahal
Pria     : Demi istri
Wanita : Lagi banyak keperluan bulan ini
Pria     : Yaudah gak usah
Wanita : oke, mau deh
Pria     : . . . . . . .

Wanita : Aku bagus gak pake ini?
Pria     : Bagus
Wanita : Tapi kayaknya aku keliatan gemuk kalau pake ini
Pria     : Yaudah pake yang lain
Wanita : tuuh kaaaan, AKU GEMUK!
Pria     : -___-"

Pria     : baju barunya bikin kamu makin cantik
Wanita : Oooo, jadi kalau pake baju lain aku jelek?
Pria      : *kejangkejang*

Pria      : Aku anter ya
Wanita : gak usah, aku bisa sendiri kok
Pria      : oh yaudah
Wanita : Kamu tega aku pulang sendirian?
Pria      : *gigitsepatu*

Pria      : Maafin aku ya, kamu gpp kan?
Wantia : aku gpp
Pria      : oke good
Wanita : KAMU GAK SENSITIP!
Pria      : *mimisan*

Wanita : Aku dong beli sepatu ini 150rb, murah yaa?
Pria      : ditoko sana 145rb
Wanita : APAAAAAA! >;O
Pria      : *Selisih goceng doang* 

Wanita : Jangan hubungi aku lagi!!
Pria     : Kenapa?
Wanita : Males sama kamu
Pria     : Iya
*esoknya*
Wanita : Kamu kebangetan yaa, bukannya baikin aku malah ngilang

Wanita : Cantik mana aku sama dia ?
Pria     : Kamu
Wanita : Bohong!
Pria     : yaudah cantikk dia
Wanita : Kamu jahat! Kita Putus!
Pria      : *mewek*

Pria      : Tasnya 500rb
Wanita  : Mahal, gak usah
Pria      : Kalau yang ini 1,2jt disc 50%
Wanita  : WOWWW! harus dibeli ini jarang-jarang ada diskon 50%
Pria      : *ehkm*

Wanita : Baju merah / Hitam?
Pria       : Yang merah ok
Wanita  : Hitam juga bagus kan?
Pria      : iya sih
*ujung ujungnya beli yang krem*

Pria      : Mau makan apa?
Wanita  : Terserah
Pria      : Ayam?
Wanita  : Berminyak
Pria      : Ikan ?
Wanita  :Nggak ah, amis
Pria      : terus mau makan apa?
Wanita  : terserah
Pria      : *stroke*

Wanita : eh dia cantik ya?
Pria      : Iya, Cantik
Wanita  : Cantikan mana sam aku?
Pria       :. . . . (tauma)
Wanita : CANTIK MANAAAAA?
Pria       : Cantikan kamu lah
Wanita   : Bohong!

Misteri Wanita = Derita Pria  :p

Hidup Saya Kisah Saya Sendiri

Yang ingin saya tulis disini sederhana, sesederhana menjalani hidup yang Allah anugrahkan untuk kita. Kesempatan untuk memiliki tujuan, mimpi serta nilai yang secara jujur harus kita bagikan kepada orang lain.

'hidup saya, kisah saya sendiri"

yaaa inilah hidup saya, mungkin sesederhana pernyataan itu, tapi waktu ngejalaninnya gak mudah! kita semua telah di tetapkan memiliki kisah hidup yang berbeda. saya punya keluarga,latar belakang pendidikan, pekerjaan, bahkan cinta saya sendiri yang bahkan gak bisa di samakan dengan kisah yang lain.
dan saya percaya kisah yang telah Allah izinkan terjadi dalam kehidupan kita masing-masing adalah komposisi yang paling baik untuk membentuk siapa kita, dan jadi apa kita nantinya, pernyataannya sekarang ada pada respon kita masing-masing atas "jatah" kehidupan yang harus kita lalui pribadi lepas pribadi.
Respon berarti pilihan , saya diberikan keluarga yang luaarrr biasa dengan masalah yang luar biasa pulaa, dan sejujurnya itu yang membuat kisah saya menarik, apa yang akan terjadi bila pilihan saya salah merespon semua masalah yang terjadi? mungkin saya tidak akan ada di titik ini.

semua orang pasti memiliki kisah-kisah yang menyedihkan tapi sadar gak sadar pilihan kita di masa lalu dapat membuat kita tertawa, ketika mengingat kisah kisah sedih, dan betapa konyolnya saat kita mengingat dan seharusnya kita tidak melakukan ituu, ya itulah sensasi kehidupan atau sekedar candaan tuhan terhadap diri kita . yang menurut saya itu menyenangkan :D

Allah yang dengan KuasaNya menghadirkan banyak peristiwa yang sama sekali gak enak, tapi semua itu seperti obat, efeknya jangka panjang, perlahan tapi pasti dengan semua yang terjadi itu membentuk saya menjadi lebih STRONG, membentuk nilai serta karakter yang harganya sepadan dengan kehidupan saya sendiri.

dan ketika kita merasa hati hancur sebenarnya  memberikan kita peluanguntuk memperbaiki banyak hati yang rusak, inget aja bahwa luka kita bukan alasan kita harus melukai hati orang lain, tapi luka kita adalah alasan kita lahir sebagai pengobat*halaaaaaaaaaaaaaah ngomong opo to iki*
yasudahlahyaaa sebelum tambah ngacoo kita sudahi cukup sekian .
bye! :p
-always lola-