Jumat, 25 Januari 2013

Catatan Kecil


“Ada cerita tentang aku dan dia, dan kita bersama saat dulu kala”
“Ada cerita tentang masa yang indah, saat kita berduka, saat kita tertawa”(Semua tetang kita, Peter Pan)

Ketika ditanya tentang kesan seseorang mengenai masa-masa SMA nya, mungkin kebanyakan jawaban yang timbul adalah : “Menarik”, “tak terlupakan”, “wah,,,masa-masa indah…” dan banyaaak versi ungkapan-ungkapan yang muncul sesuai dengan latar belakang pengalaman dan kisah yang berbeda.

Namun semuanya sepakat, bahwa SMA atau yg biasa saya sebut Muallimien adalah masa-masa yang tak terlupakan. Dan itu memang benar adanya.
Dahulu, ketika langkah-langkah polos kita mulai menapaki rajutan hari-hari di  pajagalan, tak pernah terpikirkan bahwa tiap detik yang kita lalui saat itu, kelak akan menjadi hal-hal yang akan sangat kita rindukan pada 5, 10, 15, atau 20 tahun mendatang.

Setiap jengkal kejadian, baik itu kisah sedih, menyenangkan, pahit, manis, memalukan adalah hal-hal yang menarik untuk diceritakan KELAK ketika kita sudah tidak bisa lagi melalui semua penngalaman itu.

Siapa sangka, pengalaman ketika dimarahi senior pada saat ta'aruf (perkenalan)  yang sangat membuat kita kesal,atau saat menjadi peserta LDK (Latihan Dasar Kepemimpian), lalu PKKJ, yg di warnai dengan tangis dan tawa selama 2 minggu danberbagai acara lainnya, sekarang kalau difikir-fikir malah membuat kita tertawa sendiri.

Siapa sangka, ketika pikiran polos kita sudah terkontaminasi dengan keinginan bolos, kesiangan, nyontek, suka membantah perkataan guru, yang ujung-ujungnya adalah  dihukum, kena marah…(ahh, menyakitkan memang), tetapi semua itu sekarang bak sebuah kisah manis yang sangat seru untuk diceritakan,,
Atau pengalaman ketika menjadi seorang bintang kelas, aktifis sekolah, ikut berbagai kegiatan dan perlombaan,,,telah meninggalkan seraut kebanggan di memory-memory otak kita.

Sebentuk persahabatan sejatipun telah kita bina di indahnya masa-masa Muallimien
Teman yang bukan hanya sekedar pelepas tawa, namun juga hadir di kala kita berduka, yang bersedia menyediakan pundaknya ketika kita butuh sandaran. Bahkan menjadi teman seperjuangan yang turut andil dalam meramaikan jagat kenakalan-kenalakan remaja yang kita lakukan.

Bahu membahu ketika Kesiangan,bolos,memanjat pagar, merokok di lingkungan sekolah, membuat PR di kelas,ketika ujian, dan lain sebagainya.
Kemana lagi akan kita cari sahabat seperti itu selepas masa-masa Muallimien???

Dan, sekelompok orang tua kedua yang kita panggil dengan sebutan “Ustadz” dan “Ibu” GURU itu…
Kasih sayang dan jasanya kepada kita sungguh luar biasa.
Hmmmm…walaupun terkadang kita mengikuti pelajaran beliau dengan adegan tambahan “terkantuk-kantuk”, diiringi rasa bosan, jenuh,ngobrol, bahkan lebih ekstrimnya lagi kita meninggalkan beliau yang dengan kesungguhannya sedang mengajar, untuk sekedar nongkrong di garasi atau serambi,ngegosip di perpus, tidur-tiduran di Masjid, atau nekat pulang ke rumah atau Asrama dan gak balik-balik lagi ke sekolah (sinonimnya CABUT)

Jika seorang pemikir ulung mengatakan bahwa ”future is’nt to be found, but to created” mungkin itu benar adanya.
Dan tahukah kawan, secara tidak langsung, masa-masa Muallimien merupakan bagian dan langkah untuk kita mencapai kondisi seperti saat ini.

Masa-masa Muallimien turut berkontribusi untuk menciptakan ”kita” yang seperti ini.
Maka patutlah rasanya jika kita mengucapan terimakasih kepada guru, sahabat, yang turut andil mewarnai kehidupan kita dengan hitam, putih, merah, birunya dunia.
Klise memang, namun begitulah adanya. Sepahit, seburuk, semanis apapun kenangan itu, kenangan tinggalllah kenangan… dan setiap kenangan itu tak kan pernah terulang persis sama seperti dahulu…Namun ada satu teori konsep kenangan yang sepertinya harus kita sepakati, bahwa; kenangan bukanlah untuk dilupakan…Biarkan menjadi sebentuk kisah, SEBUAH KISAH KLASIK UNTUK MASA DEPAN… Sebuah kisah klasik yang akan kita ceritakan kepada anak, cucu kita kelak.

***Andai ada satu hariiiiiiiiiiiii saja untukku dapat mengulang kembali indahnya masa Muallimien, duduk tenang di dalam ruangan kelas, berseragam lengkap dengan hoas, mendengarkan ceramah guru di depan, membuat berbagai tugas, PR, bercanda ria dengan teman,jajan bareng, gila-gilaan bareng...

 
(isti-iin-risda-indri jam istirahat)
(nunggu gerbang sekolah dibuka vini-dian-lola-fya)
Hmmmm....andai itu benar-benar terjadi. Tapi kutahu itu semua hanya mimpi. Tidak mungkin bisa benar-benar mengulang kembali...

Ya Rabb, jika memang begitu, jangan hapus memory-memory itu. Biarlah tersimpan abadi di otakku, agar aku bisa mereplay ulang kembali semua peristiwa indah itu... Kisah yang terukir indah relung hatiku

 (lola-fahmi-iki-osin)
”Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kail, kita berbincang, tentang memory di masa itu,,,Peluk tubuhku, usapkan juga air mataku, kita terharu seakan tiada bertemu lagi. Bersenang-senanglah, karena hari ini yang kan kita rindukan, di hari nanti, sebuah KISAH KLASIK tuk masa depan. Bersenang-senanglah, karena waktu ini yang kan kita banggakan, di hari tua.....Sampai jumpa kawanku..Semoga kita selalu,,Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan....Mungkin diriku, masih ingin bersama kalian, mungkin jiwaku, masih haus sanjungan kalian”(Kisah klasik untuk masa depan, by; Sheila on 7)

 
 (kelompok pkkj kelompok 3)
(hipa 2011 iqbal-Lola)
 
(lab bahasa ppi 1, firyal-nurul-arini)
(my beloved friends Shinta Dewi Chandra -osin- )
Teruntuk; Semua alumni PPI 1 Pajagalan 2011 yang paham apa arti sebuah kenangan
Special thanks and best regard for all of the Pajagan teachers,
My beloved Friends: @Shinta Dewi Chandra (oshien)
And all of the senior, junior that I have ever met
Thanks God, I was met with them!!!

Kamis, 24 Januari 2013

Lirik Lagu Manuk Dadali

 hari ini ntah kenapa enak banget nyanyiin lagu 'manuk dadali' ini nih liriknya
Mesat ngapung luhur jauh di awang-awang
Meberkeun jangjangna bangun taya karingrang
Sukuna ranggaos reujeung pamatukna ngeluk
Ngapak mega bari hiberna tarik nyuruwuk

Saha anu bisa nyusul kana tandangna
Gandang jeung pertentang taya bandingannana
Dipikagimir dipikaserab ku sasama
Taya karempan kasieun leber wawanenna

chorus
Manuk Dadali manuk panggagahna
Perlambang sakti Indonesia Jaya
Manuk Dadali pangkakon carana
Resep ngahiji rukun sakabehna

Hirup sauyunan tara pahiri-hiri
Silih pikanyaah teu inggis bela pati
Manuk dadali ngandung siloka sinatria
Keur sakumna Bangsa di Nagara Indonesia

Senin, 21 Januari 2013

the last posts for you

Tulisan ini masih tentang kamu, namun jangan khawatir aku telah berjanji pada diriku sendiri bahwa ini adalah tulisan terakhir tentang kamu, tentang kisah kita .
kadang kita mengingat seseorang denga cara yang tidak ingin kita lakukan

Hati tidak pernah memilih kepada siapa ia diambilalih, yang aku tahu aku jatuh cinta pada pandangan pertama hingga waktu yang tidak di tentukan, Andai pertemuan kita tak berbentur pada garis segitiga yang menyatukan aku, kamu, lalu dia pada sudut-sudutnya.Kita akan selalu menemukan kekurangan pada pasangan kita dan kita akan menemukan kelebihan pada orang ketiga, ketika kita telah berpaling kepada orang ketiga, kita juga akan menemukan kekurangannya dan begitu seterusnya, Karena kita memang akan selalu menemukan ketidakcocokkan, tetapi kita harus saling mencocokkan sementara aku, hanya tamu yang diundang pada sedikit kesempatan saja. Belum genap memiliki, tapi hati ini seperti dipaksa berhenti mencintai. 

sejatinya cinta adalah setia
Ujian itu ada untuk mereka yang dikehendaki oleh-Nya untuk menjadi pribadi yang lebih ‘tinggi’ lagi..
Aku adalah aku yang ingin terus berkembang, bukan menuju kesempurnaan, melainkan perbaikan dari masa  

Tak perlu diucap.. Cukup dirasa.. Meski hanya dengan bahasa mata.. Semua lebih dari kata-kata.. Tak perlu selalu ada
Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yg memuja, Tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya  
Ada saat ketika semua orang tak mampu mengerti apa yang kita rasakan dan inginkan, saat itu waktunya kita menyendiri sejenak untuk merenung dalam keheningan memelukmu dalam ibadah menuju samudra kekal kehidupan tanpa batas, tak pernah aku lewatkan doa untukmu
namun kini aku paham
Belahan jiwa adalah Jika kamu memberinya rumah, maka ia akan memberimu kehangatan dalam rumahmu
Belahan jiwa adalah jika kau memberinya hinaan, ia akan memberimu doa dalam airmata kepedihannya

Pernahkah hatimu merasakan kekuatan mencintai. Kamu tersenyum meski hatimu terluka karena yakin ia milikmu?
Aku sudah mencoba untuk bersabar menghadapi ini semua, dan anggaplah aku belum mampu untuk semua ini
Dan maaf karna keterbatasanku tak kusadari semua kesalahan dan kekurangan ku.

Berat mpertahankan ini dan berhadapan dengan banyak orang,karena kita sendiri tidak tau apakah yang kita prtahankan ini sesuai dengan kehendak Allah atau tidak
Masih melekat dalam ingatan  ketika aku berusaha menjauh darimu namun yang terjadi kita semakin dekat, banyak pertanyaan untuk tuhan saat itu,"Kenapa tuhan mengizinkan aku bertemu dengan dia kembali, kalau pada akhirnya harus berpisah lagi?" Tuhan, aku masih percaya rencanamu tetap indah.
Kadang akupun kesal dan membencinya, aku lelah dengan tingkah laku dan pola pikirnya.. Tapi iya dia hatiku..
Kini yang terjadi aku sulit untuk memaafkanmu
Begitu banyak luka yang kamu torehkan. Begitu banyak cerita yang kamu tinggalkan. Begitu banyak harapanku yang kamu sia-siakan
Begitu banyak janji yang telat kamu tepati, begitu banyak kata yang telah membuatku terluka
Begitu banyak rindu yang tidak pernah terbayarkan.Aku hanya melihat, merasakan, lalu menulisnya, disini. Kini aku punya kesimpulan
Aku tak perlu repot lagi membalasnya karena aku percaya.. Tuhan akan mengenalkanmu pada kekecewaan

Buat kamu yang telah pergi. Kamu menyisakan begitu banyak kenangan disini. Dihatiku. Dihidupku.
 Kamu memberikan aku begitu banyak kasih sayang dan luka. Semuanya seimbang. Sama rata, Kenangan.
 Kenangan yang seharusnya aku lupakan. Kenangan yang seharusnya tak pernah aku anggap ‘ada’.
Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu, maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi
Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberikan kita jodoh yang terbaik di mataNya

 kamu mengajariku bahwa kehidupan ini bukan untuk disesali, dan karena itu aku tak pernah menyesal pernah mengenalmu . Terimakasih kamu mengajarkan aku banyak hal, sesuatu yang belum aku pahami tentang kehidupan tentang dunia ini

Saat ini aku memang tak tahu bagaimana keputusanku ini akan membawa aku dimasa depan nanti
Tapi aku hanya percaya, ya, pecaya. ini memang yang terbaik. selain memang ini yang aku mau  
Butuh waktu lama untuk berdamai dengan hati dan perasaanku sendiri. memastikan ini yang kumau
Hidup ini pilihan. Apapun yg membuatmu sedih, tinggalkan. Dan apapun yg membuatmu tersenyum, jangan lepaskan 

Sekali lagi terimakasih, semoga Tuhan selalu mencurahkan kasihNya untuk aku dan kamu dalam kehidupan kita sendiri.

-Kamu seseorang yang lahir di tanggal 4 Mei-






ketika Rasa ini Muncul lagi

kadang kita mengingat seseorang denga cara yang tidak ingin kita lakukan

sedikit rasa sakit dibagian dada

sedikit air mata

sedikit rasa hampa

sedikit rasa rindu

banyak rasa kesal

tidak sedikit rasa sayang

tidak ada yang bisa kita salahkan untuk itu

siapa yang bisa dimintai pertanggung jawaban saat dadamu sakit saat mengingat seseorang?

tidak ada yang bersalah saat ingatan yang membuat kita luka, siapa yang ingin kau maki saat kau terus-terusan sedih saat mengingat guratan wajah seseorang?

mengingat bahwa nafasnya pernah terasa begitu dekat

mengingat bahwa dulu dia pernah berbicara denganmu

mengingat bahwa dia pernah menggenggam erat tanganmu

tidak ada yang menjamin bahwa tidak akan ada air mata yang keluar saat mengingat dia

tidak ada yang mengatakan akan menyeka semua tangisanmu, bahkan orang yang kau ingat dengan begitu indahnya

air matamu memang untuknya, akan semua kenangan yang pernah kau lalui bersamanya

akan hidupnya yang dulu pernah menyentuh hatimu

akan semua derai tawanya yang pernah membuat duniamu bersinar

siapa yang bisa menyalahkanmu saat kau hampa begitu mengingat seseorang ?

saat kau merasa ada yang hilang saat orang yang kau kenang tidak ada didekatmu

saat kau merasa mengingat dia dengan begitu jelas, hingga mengingkari kenyataan bahwa dia tidak ada di sampingmu

karena diaa, seseorang itu pernah berada sangat dekat denganmu

hingga kau bisa merasakan semua emosi yang keluar dari pemikirannya

hingga kau bisa menghirup semangatnya, yang membuat semangatmu mengalir keluar juga.

tidak ada yang bisa kau lakukan dengan rasa rindu yang hadir

karena begitulah rasa rindu ada

karena rasa rindu adalah konsekuensi yang harus kau tanggung, begitu mengenal seseorang yang pernah begitu mengenal hidupmu

jangan membuat dirimu menderita dengan rasa kesal

rasa kesal karena menyadari kamu begitu sakit mengingat seseorang

rasa kesal yang timbul karena kau begitu ingin memeluknya saat ini

rasa kesal karena sesuatu yang pasti

kau tidak tahu apa yang ingin kau lakukan

syukurilah dirimu karena mengingatnya dengan rasa sayang

karena bukan maumu mengingatnya dengan cara begitu

bukan keinginanmu mengingatnya dengat cara yang begitu

kita hanya manusia yang mempunyai banyak rasa sayang

dan begitu banyak rasa rindu

jangan salahkan siapa-siapa karena memang, kadang kita mengingat seseorang dengan cra yang tidak kita inginkan

-masih tentangmu 4 mei . e.m-