Kamis, 27 Juni 2013

Untuk Lelakiku

Tuhan mencintaiku, sebab itu dituntun-Nya aku dalam kebaikan. Lalu kita dipertemukan lantas dibuat-Nya aku mencintaimu.
Lelakiku, jika benar kau adalah kebaikan yang Ia maksudkan untukku, sudikah kau menjadikan cintamu pada Sang Maha Cinta, sebagai pondasi untuk membangun rumah sederhana di tanah hatimu, untuk kita tinggali bersama, selamanya?
Iya, rumah sederhana. Aku tak ingin meminta istana. Sebab kutahu dicintai olehmu yang mencintaiku karena-Nya ialah kemewahan yang sebenar-benarnya.
Aku, takkan memintamu istana. Sebab kuyakin dengan sesisa umurku diimami oleh lelaki yang taat kepada-Nya, cukup membekaliku menuju istana yang sesungguhnya; Surga.
Jadi, lelakiku, sudikah kau menjadikan cintamu pada Sang Maha Cinta, sebagai pondasi untuk membangun rumah sederhana di tanah hatimu, untuk kita tinggali bersama, selamanya?

-always lola-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar