Kamis, 28 Februari 2013

Hidup Saya Kisah Saya Sendiri

Yang ingin saya tulis disini sederhana, sesederhana menjalani hidup yang Allah anugrahkan untuk kita. Kesempatan untuk memiliki tujuan, mimpi serta nilai yang secara jujur harus kita bagikan kepada orang lain.

'hidup saya, kisah saya sendiri"

yaaa inilah hidup saya, mungkin sesederhana pernyataan itu, tapi waktu ngejalaninnya gak mudah! kita semua telah di tetapkan memiliki kisah hidup yang berbeda. saya punya keluarga,latar belakang pendidikan, pekerjaan, bahkan cinta saya sendiri yang bahkan gak bisa di samakan dengan kisah yang lain.
dan saya percaya kisah yang telah Allah izinkan terjadi dalam kehidupan kita masing-masing adalah komposisi yang paling baik untuk membentuk siapa kita, dan jadi apa kita nantinya, pernyataannya sekarang ada pada respon kita masing-masing atas "jatah" kehidupan yang harus kita lalui pribadi lepas pribadi.
Respon berarti pilihan , saya diberikan keluarga yang luaarrr biasa dengan masalah yang luar biasa pulaa, dan sejujurnya itu yang membuat kisah saya menarik, apa yang akan terjadi bila pilihan saya salah merespon semua masalah yang terjadi? mungkin saya tidak akan ada di titik ini.

semua orang pasti memiliki kisah-kisah yang menyedihkan tapi sadar gak sadar pilihan kita di masa lalu dapat membuat kita tertawa, ketika mengingat kisah kisah sedih, dan betapa konyolnya saat kita mengingat dan seharusnya kita tidak melakukan ituu, ya itulah sensasi kehidupan atau sekedar candaan tuhan terhadap diri kita . yang menurut saya itu menyenangkan :D

Allah yang dengan KuasaNya menghadirkan banyak peristiwa yang sama sekali gak enak, tapi semua itu seperti obat, efeknya jangka panjang, perlahan tapi pasti dengan semua yang terjadi itu membentuk saya menjadi lebih STRONG, membentuk nilai serta karakter yang harganya sepadan dengan kehidupan saya sendiri.

dan ketika kita merasa hati hancur sebenarnya  memberikan kita peluanguntuk memperbaiki banyak hati yang rusak, inget aja bahwa luka kita bukan alasan kita harus melukai hati orang lain, tapi luka kita adalah alasan kita lahir sebagai pengobat*halaaaaaaaaaaaaaah ngomong opo to iki*
yasudahlahyaaa sebelum tambah ngacoo kita sudahi cukup sekian .
bye! :p
-always lola-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar